Rabu, 18 Juni 2014

Divisi BKI (Badan Kerohanian Islam)

1.      Susunan BKI Himakesja
Ketua Divisi                             :           Hasbi Maulana Anugerah       (2012)
Bendahara Divisi                      :           Ala Riskha Dita                      (2013)
Sekertaris Divisi                       :            Rahmawati Setya Agustin      (2013)
Staff Anggota                           :            Fauzi Jatmiko                          (2012)
                                                            Fahma Hakiki                          (2012)
                                                            Nur Hayati                              (2012)
                                                            Trio Aries Chrisdianto            (2013)
                                                            Satriya Bagus Pambudi           (2013)
                                                            Ayu Laela Fitriyani                 (2013)

2.      Proker BKI Himakesja
a.  KanTin BKI (KajianRutin)
Alhamdulillah kajian rutin merupakan event mingguan BKI yang pada periode ini mulai ditingkatkan intensitasnya. Setia hari Rabu Sore mulai jam 4 sore, KanTin BKI mulai dibuka dengan materi tematik dan Hadits Arba’in An-Nawawiyah. Pembicara rutin pada KanTin BKI adalah Ustad Ahmad Wahyudi dan Ustad Saryanto yang keduanya merupakan Ketua Redaksi dan Staff majalah Elfata, namun kadang jika keduanya belum bisa hadir kami mengundang pembicara-pembicara yang berkompeten dari lingkup Fakultas Kedokteran. Melalui event ini ukhuwah yang terjalin antara anggota BKI juga semakin terasa. Semoga KanTin BKI semakin ramai dan semakin berkah ke depannya. 

b.  KALAL (KajianSpesial)
KALAL atau Kajian Spesial merupakan event kajian yang diselenggarakan dengan mengundang pembicara-pembicara yang spesial dan menarik. Tema yang dipilih pun biasanya disesuaikan dengan situasi dan kondisi yang kini sedang terjadi atau up to date. Alhamdulillah pada KALAL pertama kami berhasil mengundang Ustadzah Dewi Purnamawati yang mana beliau ini adalah seorang mu’alaf. Beliau memberikan materi mengenai Indahnya Islam.
Pada KALAL yang kedua kami bekerjasama dengan KANSAS SPESIAL SKI untuk menyelenggarakan kajian dengan mengundang pembicara yang luar biasa yaitu Bapak Budi Setyadi. Beliau juga merupakan mu’alaf yang sangat sukses dalam mendidik anak-anaknya.

c.    Islamic Study Orientation (ISO)
ISO pada tahun ini insya’a Allah akan diselenggarakan pada bulan Desember sebagai rangkaian acara kaderisasi yang dilakukan setelah OSMARU dalam rangka untuk mengkader dan meningkatkan kualitas serta softskill dari semua anggota HIMAKESJA dan mahasiswa baru angkatan tahun 2014.

d.   Amalan Yaumi
Setiap anggota BKI memiliki kartu setoran hafalan Juz 30 yang mana dapat disetorkan kapanpun dan dimanapun sebagai bentuk penjagaan akan amalan yaumi.

e.   Pengelolaan Mushola
Setiap anggota BKI memiliki jadwal harian tugas piket untuk membersihkan mushola sehingga mushola dapat dipakai dengan nyaman.

f.   SMS Tausiyah
Program ini merupakan bentuk dakwah dan sharing mengenai ilmu khususnya yang berhubungan dengan Islam dengan melalui media sms yang akan dikirimkan seminggu sekali.

3.      Jargon Divisi BKI
“Eratkan Ukhuwah, Mantapkan Aqidah, Allahuakbar....!”

Nah, ini dia foto wajah-wajah bersinarnya divisi BKI :)



1.      << Biografi Satriya Bagus Pambudi oleh Trio >>
Satrya bagus pambudi lahir di pati jawa tengah, lulusan dari SMA PGRI PATI. Satrya bagus pambudi sekarang berdomisili di solo jawa tengah dan sedang menempuh kuliah D4 Keselamatan dan Kesehatan kerja UNS Surakarta. bagus biasa di panggil oleh teman-teman kampus, adalah sosok sahabat yang waktu ketemu awal osmaru dulu pendiam. Akan tetapi setelah lama kenal dengan bagus keakraban terjalin dengan baik. Bagus punya pemikiran matang dalam melakukan langkah di hari-hari nya. Dia yg sukanya main PES ikut aktif dalam keorganisasian kampus dengan ikut BKI( Badan kerohanian islam) Himakesja D4 K4. Bagus yang suka olah raga basket ini di kenal baik di kalangan teman dan kakak tingkat di kampus. Dia rajin mengikuti kegiatan kajian rutin yang di adakan oleh BKI, dan kegiatan luar kampus D4 seperti basket fakultas dan futsal.
Yang special dari bagus, jika bagus ada masalah baik itu di dalam keseharian kampus atau luar kampus bagus tetap tenang dalam menghadapinya bagus menindak masalah itudengan arif dan solusi yang baik.
Demikian biografi dari satrya bagus pambudi, semoga menjadikan kita selalu menjalin silaturahmi antar sesama teman sejawat.
Assalmualaikum wr.wb

2.      << Biografi Nur Hayati oleh Fahma >>
Akhwat kelahiran Sukoharjo satu ini bernama Nur Hayati. Biasa dipanggil  “Hayati” atau “Hay”. Sekarang Hayati sudah menduduki dua kali ke pengurusan di BKI Himakesja selama dua periode lo :D
Hayati ini orangnya halus gak bisa dikerasin alias dibentak.  Sekali  dibentak udah nangi saja haha. Kadang-kadang juga rada lemot gitu, tapi dibalik semua kekurangannya dia orangnya baik sama semua orang, ramah, penyabar, perhatian banget samatemen dan juga penghapal materi yang baik saat UKD.



3.      <<  Biografi Ayu Laela oleh Ala >>
ALAY, iya teman osmaruku, teman seangkatan, teman berbagi ilmu dan pengalaman di BKI ini biasa dipanggil ALAY. Saya sendiri tidak tahu bagaimana asal usul kenapa muslimah yang satu ini bisa dipanggil ALAY, tapi kayaknya ALAY ini berasal dari singkatan nama lengkapnya yaitu Ayu Laila.
Muslimah dari Magelang ini salah satu pengurus BEM FK UNS. Bagaimana pun juga tahu sendiri kan gimana hebatnya anak BEM. Ya karena dia salah satu anak BEM FK UNS bisa dibilang dia itu termasuk orang sibuk, tapi Alhamdulillah sejauh ini dia bisa membagi waktu. Kalau soal kinerja di BKI sendiri menurut saya dia selalu berusaha memberikan yang terbaik buat BKI, dia bekerja sesuai tugasnya dan mau juga mbantuin tugas teman yang lain (kalau ada). Meskipun dia seorang muslimah, dia paling rajin kalau ngangkat-ngangkat kursi buat kajian rutin maupun kajian spesial. Bisa jadi itu karena muslimah satu ini memang punya sedikit sisi tomboy. Yang paling aku ingat dari awal aku kenal dia pas osmaru, dia ini terbiasa bercanda sama teman-teman cowok, kalau sama cewek katanya dia bingung mau bercanda apa haha. Tapi bukan berarti dia ngobrolnya sama temen cowok terus lo karena bisa dibilang dia juga supel. Dia termasuk anak yang mempunyai tingkat kepercayaan diri yang tinggi, jarang banget aku lihat dia minder, bahkan nggak pernah. Pokoknya ALAY ini teman luar biasa dan Alhamdulillah dikasih kesempatan kerja sama sama ALAY.

4.      << Biografi Rahmawati Setya Agustin oleh Ayu >>
Malam yang melelahkan menemaniku untuk bercerita mengenai sahabat Super saya rahmawati setya. Mendengar namanya saja pasti tak pernah terbesit bahwa dia menyebalkan. Ya memang dia begitu satu satu nya teman yang tidak pernah membuatku marah bahkan tidak enak hati. Dia selalu melakukan apapun dengan runut. Tidak pernah mengeluh meski dia hanya seorang yang mengerjakan. Dia sosok yang sabar dan ulet. Menurutku dia sangat muslimah banget. Aku bahkan jarang melihatnya berpakaian dengan celana. Pasti rok yang selalu bersemayam di dirinya. Dia adalah sosok jarang terlihat marah. Juga pandai mengendalikan diri. Aku bHkan jarang melihatnya bedekat dekatan dengan laki laki. Dia sangat bisa menjaga diri dari laWaN jenisnya.
Satu yang disayangkan dari wanita muslimah yang satu ini. Terkadang dia bisa menjadi sangat pendiam. Jika saja dia lebih supel saya yakin dia bisa lebih eksis. Yang saya banggakan dari dia adalah jilbabnya yang istiqamah berada di sana sedari dia smp. Sungguh menakjubkan. Sahabat saya yang satu ini termasuk wanita yang  selalu tak ingin merepotkan orang lain dalam kata lain yaitu mandiri. Maka dari itu banyak teman ingon dekat dengannya.

5.      <<  Biografi Trio Aries Chrisdianto oleh Bagus >>
Namanya Trio Aris Chisdianto, lahir 19 tahun yang lalu di kotaNganjuk. Dia sekarang ini tercatat sebagai mahasiswa aktif fakultas kedokteran universitas sebelasmaret khususnya di progam studi D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Sehari-hari temen-temen memanggilnya koti. Sebagai mahasiswa aktif diasangat sibuk sekali, selain kegiatan di kampus dia juga ikut kegiatan di luar kampus. Kebiasaan sehari-hari sebagai orang muslim diarajin beribadah baik yang wajib maupun yang sunnah. Sebagai seorang koti dia sangat dikenal di teman-teman lain angkatan. Pengalaman paling berkesan adalah saat bersama tinggal satu kost dan satu kamar. Dalam  satu kamar tersebut kami bisa ngobrol-ngobrol bareng dan dapat saling bertukar pikiran tentang materi kuliah sehari-hari dan bercerita tentang keluarga masing-masing. Begitulah rasanya punya teman yang berasal dari kota lain, begitu.

6.      << Biografi Fahma Haqiqi oleh Hayati >>
Fahma hakiki, ia merupakan sosok yang dewasa, tanggungjawab, perhatian dan pandai bergaul. Dengan siapa pun fahma bisa berteman. Dari awal semester, saya telah bersahabat dengannya, ketika aku melakukan hal yang salah mama tak segan segan menegurku dengan kalimat bijaknya. Mama orangnya tegas gak mau bertele-tele. Mama juga enak untuk diajak bertukar pikiran atau ngobrol.
Meskipun fahma kelihatan galak sih tapi itu karna mama peduli,,, mama terkadang keras kepala bila menurut nyaapa yang dialakukan itu benar, tapi dibalik keras kepalanya itu mama pasti punya alasan yang kuat kenapa dia keras kepala dan mau menerima jika diberi koreksi dan masukan. Mama ituu kalau udah diberi tanggunjawabnya total banget ngejalaninnya, gak mau setengah-setengah. Mama juga pinter lho mencairkan suasana dan menghibur temannya yang lagi sedih contohnya aku, hehehe. Jadi, mama itu orang yang luar biasa deh menurutku.

7.      << Biografi Ala Riskha Dita oleh Tia >>
Ala riskhadita,dia orang nya ramah. Dia orangnya supel. Dia juga orang yang baik. Beberapa kali kerjasama sama Ala, dia mudah untuk diajak saling koordinasi, saling tukar pikiran. Ala termasuk teman yang asyik, enak diajak ngobrol. Sepertitemen-temen yang lain, Ala juga suka foto-foto, dia punya cirri gaya foto tersendiri. Ala punya senyum yang manis.
Tapi Ala termasuk orang yang sedikit kurang teliti, tapi dia bisa nerima kalau kita memberikan koreksi dan masukkan. Ala termasuk orang yang maubelajar, punyakeinginan, punya rasa tanggungjawab yang baik, mau menerima tugas atau amanat yang diberikan ke dia dan terbuka untuk nerima masukkan. Jadi, Ala termasuk orang yang punya kepribadian baik.

8.      << Biografi Fauzi Jatmiko oleh Hasbi >>
Melalui tulisan ini saya akan mencoba untuk menceritakan sedikit mengenai sahabat saya yang sungguh luar biasa, Fauzi Jatmiko. Sudah hampir 2 tahun saya mengenal beliau yang begitu sederhana ini. Satu hal yang menjadi ciri khasnya adalah tertawanya yang begitu lepas. Beliau ini seorang sosok yang jujur,tegas,ceria,humoris,cerdas dan pandai bergaul. Beliau juga teman seperjuangan saya kala sama-sama ikut organisasi islam di lingkungan FK. Meskipun saat ini beliau keluar dikarenakan beberapa hal, namun beliau kini aktif di Badan Kerohanian Islam lingkup prodi.
Saya yakin banyak yang sudah mengenal beliau terutama dari lingkup prodi. Selain menjadi pioner di BKI Himakesja, beliau juga mengemban amanah sebagai KOTI angkatan 2012, subhanallah. Beliau juga termasuk orang yang up to date di bidang teknologi. Kalau tidak salah,pernah saya dapati teman saya ini menginstall os linux sampai hardisknya ke format,hhhehe. Sungguh hal yang berani. Satu hal dari sekian banyak hal yang bisa saya pelajari dari beliau adalah sifat tegasnya, tegas yang sesuai, tegas yang pas, tegas yang situasi dan kondisinya tepat, dan tegas yang berlandaskan kasih sayang. Mungkin tidak banyak orang yang bisa seperti itu. Dan aku bersyukur bertemu dengan sosok Fauzi Jatmiko ini, yang begitu sederhana, murah senyum, namun bisa juga tegas dan keras sesuai dengan kondisi. Tak mengherankan jika beliau terpilih menjadi KOTI angkatan 2012. Subhanallah.

9.      << Biografi Hasbi Maulana Anugerah oleh Fauzi >>
Wah kebagian komentar pak kadiv BKI, berat iki. Menurut saya Akh Hasbi ini calm, sweet smile, baik, sibuk banget asisten AAI sekaligus pengurus, suka menolong juga kebetulan saya sering ditolongnya trus bisa dibilang paling semangat rapat dibandingkan saya. Hehehe. Selain itu, yang paling penting juga dari pak kadiv saya ini mau belajar, step by step masya Allah mencoba mengamalkan sunnah nya itu lho Sipp. Trus bisa dibilang paling sibuk diantara kami pengurus BKI karena pak kadiv BKI ini aktif di bidang kerohanian dimana-mana khususnya FK.

Tapi yang paling dikoreksi untuk kerja timnya, pak kadiv ini sering jalan sendiri sehingga anak buahe yang lain pada bingung, tahu2 ada acara kayak gini dengan ini itu. Tp overall kadiv sayaa ini orangnya saya acungi jempol. Semangat dan istiqomah terus pak kadiv... BKI Himakesja “Eratkan Ukhuwah, Mantapkan Aqidah, Allahu Akbar...!”~Gaje dikit gakpopo. Pisss V^^

Waaah subhanallah sekali ya ini orang-orang BKI, yuk doakan dan dukung BKI agar prokernya untuk berdakwah bisa terlaksana dengan baik. Aaamiiiin :)

Introduction HIMAKESJA Sinergis!

Halo guys! Kali ini mimin mau memperkenalkan anggota-anggota Himakesja Sinergis 2013-2014. Seperti kata pepatah Belanda, tak kenal maka kenalan dong. Ah sudahlah, jangan banyak cingcong. Jadi postingan berikutnya adalah deskripsi orang-orang yang ada di Himakesja. Boleh lah dikepoin, siapa tahu ada yang cocok (?) check check pantengin terus ya! :) 




Jumat, 13 Juni 2014

Semarak K3 2014



Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), tidak selalu berjalan mulus. Malah pada kebayakan perusahaan, budaya K3 masih dianak tirikan dan seringkali diartikan sebagai penghambat proses produksi.  Padahal K3 tidak sulit diimplementasikan dan  tidak membutuhkan biaya yang besar. Dalam jangka panjang, K3 sebenarnya bertujuan agar karyawan tetap  tenang dalam bekerja sekaligus mampu meningkatkan produktivitas. Untuk menyiasati hal tersebut, beberapa program pemerintah digalakan, termasuk hari K3 Nasional dan bulan K3 Nasional. Sebenarnya peringatan hari K3 Nasional itu sendiri jatuh pada bulan Januari-Februari. Peringatan hari K3 tahun 2014 ini merupakan tahun ke- 5 bangsa Indonesia berjuang, berperan aktif dan bekerja secara kolektif dalam mendukung cita-cita besar bersama yaitu Indonesia Berbudaya K3 Tahun 2015, sebagaimana telah ditetapkan dalam Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor: Kep.372/Men/XI/2009.

Bulan K3 Nasional tahun 2013 lalu mengambil tema pokok  “Budayakan K3 di Setiap Kegiatan Usaha Menuju Masyarakat Industri yang Selamat, Sehat dan Produktif”, tema ini dianggap sangat tepat dan strategis untuk mendorong semua pihak berpartisipasi aktif membudayakan K3.  Dalam kesempatan ini pula semarak K3 tahun 2014 di selenggarakan. Apasih semarak K3 itu? Semarak K3 adalah salah satu kegiatan kemahasiswaan di Fakultas Kedokteran yang bertujuan untuk memperingati hari K3 nasional di Indonesia.

Semarak K3 merupakan salah satu program kegiatan dari HIMAKESJA FK UNS. Semarak K3 2014 dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 5 Mei 2014. Acara ini diselenggarakan di jalan Slamet riyadi tepatnya hari minggu pada saat Car Free Day  (CFD) kota solo. Acara ini ditujukan kepada masyarakat luas dengan tujuan untuk memperkenalkan K3. Selain itu, acara ini juga bertujuan untuk membiasakan masyarakat untuk melakukan setiap aktivitas yang didasari oleh prinsip “Safety First”.

By the way ini dia foto-foto anak K3 di CFD yang menyemarakkan K3 tengok yuk! :)












Dengan adanya Semarak K3 ini diharapkan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat kota solo dapat membudayakan keselamatan dan kesehatan kerja mulai dari hari ini. Serta diharapkan juga masyarakat kota solo mengenal apa itu K3 dan selalu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


 “Safety it’s not everything, but without safety it’s nothing.” (/ratih)

K3 di Luar dan Dalam Negeri

Salah satu dosen pengampu  Mata Kuliah Keselamatan kerja kita yaitu Widodo  Prayitno, Drs. yang biasa akrab kita panggil dengan sebutan pak Wid. Beliau lahir di Blora pada tanggal 12 Desember 1948 ini mau berbagi beberapa pengalamannya nih tentang K3 yang ada di Luar dan dalam Negeri, yuk simak kawan…
Sebelumnya beliau merupakan seorang Sarjana Pendidikan Teknik Jurusan Teknik  Mesindi IKIP Negeri Yogyakarta pada tahun 1974. Dan pendidikan beliau tidak hanya sampai disitu saja.. beliau melanjutkan pendidikannya dan meneruskan karirnya sampai ke negeri orang loh seperti beberapa Negara ini diantaranya Japan, Italia,Germany, Turin, Brunei Darussalam, Bangkok, Korea, Laos, India, Switzerlan, Singapore, Inggris, Nederland, Perancis, Belgia dan Swiss. Sudah terlihatkan gimana super hebatnya salah satu  dosenyang mengajar kita dikampus ?? nah yu lanjut ke bagian selanjutya…

Menurut pak wid Program K3 atau Keselamatan dan Kesehatan Kerja itu bermula dari program-program yang berasal dari dunia Internasional, pada zaman dahulu di Indonesia program K3 belum diperhatikan betul dan sebaliknya diluar Indonesia seperti Negara maju malah sudah menerapkan apa itu Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pada waktu itu seakan-akan di Indonesia program k3 ini masih bisa dibilang pemaksaan akan tetapi di hamper akhir 2000-an ada UU tentang Decent Work ‘Pekerjaan yang layak’, sehingga UU itu seakan-akan memaksakan bahwa K3 itu termasuk syarat wajib untuk memberi rasa nyaman aman untuk para pekerjanya dan disusul lagi dengan peraturan standar perdagangan yaitu sistim ISO 14001 maupun peraturan lingkungan 18001 OHSAS, yang dimana didalamnya untuk bisnis yang mengadakan kegiatan Impor dan Ekspor harus memenuhi standar peraturan manajemen Internasional termasuk manajemen K3, sehingga sedikit demi sedikit secara pelan-pelan setiap perusahaan yang melakukan hal tadi harus melakukan sistim K3 didalam kegiatan perusahaannya….

Menurut alurnya system K3 di Indonesia pertama K3 merupakan hal yang dipaksakan – kemudian kesadaran perusahaan pelan-pelan dan pada akhirnya Program K3 dipaksakan oleh Internasional atau oleh Undang-undang.

Kenapa K3 itu dipaksakan oleh Internasional dalam UU tadi…  karena program K3 itu sangat penting karena ada beberapa alas an, yaitu : 1. Karena Peraturan atau Regulasi 2. Karena resiko yang tinggi (kondisi ) dan 3. Karena terpaksa (Import dan Eksport). Sedangkan di Indonesia sendiri  sudah ada banyak perusahaan-perusahaan yang menjalankan K3 Internasional didalamnya, terutama perusahaan yang bekerjasama dengan Negara Asing. Mengapa ? karena merupakan aturan standar dari induk perusaan Asing tersebut dan didalam Perusahaan tingkat bahaya dalam proses produksi yang tinggi. Karena mengingat makin tinggi industry pengaruh faktor peralatan semakin penting dan setiap alat  itu memegang sekian prosentase dari setiap kecelakaan.

Misal seperti di Negara sakura atau Jepang, bila diperusahaan tidak terjadi accident atau zero accident maka ada imbalan atau bonus yang diberikan pada perusahaan tesebut seperti bebas pajak sebagai timbal balik dari Negara untuk perusahaan yang telah mematuhi dan telah menghargai nyawa manusia atau pekerjanya. Sehingga orang-orang percaya dengan K3.

Terakhir pesan dari Pak wid yang diberikan kepada Mahasiswa yang sedang menjalani kuliah di bidang K3, diantaranya : Datanglah tepat waktu dan serius dalam belajar, Kuasai betul-betul materi yang didapat (bisa melalui diskusi, kuliah dan dari internet), Ingatlah kelak kalian akan manjadi penanggung jawab nyawa manusia di perusahaan kalian bekerja, menganal baik teman-teman sekelas karena dengan itu kalian dapat menukar system dan informasi didalamnya dan terakhir karena alat praktek yang ada dikampus ini kurang memadai dalam bidang K3, maka banyaklah atau perkuatkan pengetahuan dalam diskusi, magan dan Tinjauan Lapangan (Kunjungan Perusahaan)




Senin, 05 Mei 2014

Sekolah Advokasi BEM FK UNS 2014

Hai sedulur sedulur K3 FK UNS, 2 minggu lalu, pada tanggal 26-28 April 2014 kementrian advokasi BEM menyelenggarakan acara yg di namakan Sekolah Advokasi. Pada sekolah advokasi kali ini, tiap HMJ di FK UNS diberi kesempatan untuk mendelegasikan 4 orang. Nah, dari Himakesja sendiri, di wakili oleh 2 dari divisi PSDM (Destiana dan Ayu Tiara) dan 2 dari divisi KOMINFO (Ratih dan Andrew), karena di HIMAKESJA divisi yg berhubungan dengan advokasi terpecah pada divisi PSDM dan KOMINFO.

Presiden BEM FK UNS yang biasa di sapa mas Hazmy mengatakan bahwa sekolah advokasi tahun ini bertaraf nasional, dikarenakan pemateri yang hadir pada saat itu memang pemateri yang sangat luar biasa hebatnya di bidang advokasi. Sekolah advokasi tahun ini juga setara dengan LKMM Nasional. Pemateri pada sekolah advokasi 2014 diantaranya Mas Rizal Nur Rohman (Menteri advokasi BEM 2014), Mba Hana Amatilah, S. Ked. (Menteri Advokasi BEM 2013), Mas Haidar, Mas Lutfi Maulana (Presiden BEM FK Unsoed 2013 dan 2014), dan Mas Ignatius Ivan (UGM).

Materi pertama di sampaikan oleh Mas Rizal dengan tema Selayang Pandang Advokasi dan Kajian Strategis. Sedikit mengulas tentang Selayang Pandang Advokasi dan Kajian Strategis :

Setiap manusia memiliki hak dan kewajiban akan tetapi masih ada orang yang haknya tidak terpenuhi meski kewajiban mereka telah mereka penuhi. Keadaan ini terjadi oleh karena kebijakan yang dibentuk oleh orang yang memiliki kekuatan, menekan hak orang lain guna memaksimalkan hak-hak mereka.Dalam KBBI advokasi adalah pembelaan.
Komunikasi yang efektif adalah komunikasi yang terjalin:
1.      Saat dapat mempengaruhi pemikiran orang lain dengan permainan kata-kata
2.      Mempengaruhi orang lain dengan tekanan
Kementrian Advokasi berdasarkan tata tertib organisasi BEM FK UNS periode 2013/2014 pasal 13 adalah sebagai berikut:  melalui kementrian Advokasi bertanggung jawab dalam mengupayakan kesejahteraan mahasiswa di bidang pelayanan pendidikan, keuangan, sarana-prasarana, kebijakan public dan pemenuhan hak-hak mahasiswa di FK UNS. Kementrian Advokasi bertanggung jawab atas pencerdasan mahasiswa, pengkajian, dan penyikapan isu-isu strategis yang ada. Dalam melaksanakan fungsinya, Kementrian Advokasi berkoordinasi dengan BEM UNS, BEM Fakultas se-UNS, serta kemahasiswaan, DEMA, HMP dan ORMAWA FK UNS.
Advokasi adalah upaya untuk memperbaiki atau mengubah suatu kebijakan public sesuai dengan kehendak atau kepentingan mereka yang mendesak terjadinya perbaikan atau perubahan tersebut.
Dalam memperhatikan kebijakan public harus memperhatikan :
a.       Content of law : merupakan isi dari  kebijakan. Mengenai legalitas hukum, sumber hukum dan isi hukum.
b.      Structure of law : merupakan kelompok/orang-orang yang akan menjalankan kebijakan publik. Mengenai hal apakan orang-orang tersebut sudah menjalankan kebijakan itu sendiri atau belum.
c.       Culture of law : merupakan kebijakan yang kuat dimana kebijakan tersebut telah membudaya.
Advokasi di FK UNS saat ini :
·         Dana kasih : karena setiap mahasiswa UNS berhak untuk mendapatkan dana kasih. Namun masih banyak mahasiswa yang tidak tahu, maka mahaiswa yang lain perlu diberitahu mengenai alur adana kasih.
·         Asuransi kesehatan
·         Penundaan SPP/UKT
·         Temu Birokrat : temu birokrat ini mengenai kerjasama antara Kementrian Advokasi dan DEMA FK UNS tentang penjaingan isu-isu melalui penyebaran kuisioner.

KAJIAN STRATEGI (KASTRAT)

Fungsi dari Kastrat : untuk mengkaji, menelaah dan menganalisa sebuah masalah.
Menyikapi isu :
·         Obyektif : dapat ditindak lanjuti karena telah diklarfikasi
·         Realistis : jika isu tersebut fakta maka harus disikapi dengan benar
·         Mendesak/strategis : sesuai skala prioritas
Isu adalah suatu hal yang berkembang di public yang belum tentu benar dan belum ditindak lanjuti. Isu yang merupakan fakta adalah berasal dari media. Walaupun media banyak di tumpangi oleh orang-orang yang berkepentingan, namun disini obyektif dapat berperan dan melakukan/mencari sumber lain apakah isu tersebut merupakan sebuah fakta.

Kajian juga dapat dilakukan secara ilmiah dengan buku, jurnal dan pakar (berasal dari orang lain dan dapat untuk dipertanggung jawabkan). Dalam melakukan kajian sebuah isu dilaksanakan lebih dari 2 orang, hal ini dikarenakan untuk menghindari subyektifitas. Setelah melaksanakan kajian akan menghasilkan kesepakatan yang berupa pernyataan sikap. Pernyataan sikap kemudian dikemas sesuai dengan penerimanya. Setelah itu dapat dilakukan dengan aksi, baik aksi indoor maupun outdoor. Dalam hal ini aksi indoor dapat berupa : negosiasi, lobbying, audiensi, kuliah umum, ceramah pakar dan advokasi. Sedangkan aksi outdoor berupa : demonstrasi, mimbar bebas, press realease.
     
Materi Kedua disampaikan oleh Mas Ivan mengenai Manajemen Aksi :
Manajemen aksi adalah suatu tindakan atau gerakan untuk melakukan perencanaan, pengorganisasian, pengkoordinasian, dan pengontrolan sumber daya untuk mencapai sasaran efektif dan efisien. Berkomunikasi, menegur, memperingatkan, dan mengadvokasikan aspirasi demi terciptanya sebuah public reform yang berkeadilan.
Aksi informasi itu sendiri berupa penyebaran informasi dengan sasaran dan tujuan masyarakat banyak, sedangkan aksi massa memprioritaskan massa sebagai subjek, bukan objek. tujuan dan sasaran nya pun berupa penyadaran masyarakat.
Manajemen Aksi berlandaskan kepada hukum :
·         Declaration of Human Right (freedom of Speech)
·         UUD 1945 pasal 28
·         UU No. 9 tahun 1998 (cara melakukan aksi)
Tahapan-tahapan aksi :
1.      Pre-Aksi :
·         Melakukan manajemen isu
·         Membuat konsep aksi
·         Membangun aliansi
·         Membuat sekenario dan pembagian peran
·         Pematangan dan eskalasi isu serta pembentukan wacana public
·         Membuat press release
·         Mengumpulkan massa (estimasi)
·         Menghubungi media
·         Mempersiapkan perangkat aksi
·         Menghubungi pihak kepolisian untuk perizinan
2.      Aksi :
·         Pembagian pesan yang telah dibuat
·         Berorasi dalam perjalanan
·         Yel-yel dan menyayikan lagu
·         Audiensi ke pihak yang dituju
·         Pembahasan press release
3.      Post-Aksi :
·         Absensi
·         Evaluasi
·         Rekomendasi
·         Advokasi (bila ada yang terjerat masalah hukum).
Perangkat Aksi :
·         Koordinator lapangan
·         Agitator
·         Negosiator
·         Humas
·         Border/Keamanan
·         Dokumentasi
·         Logistik
·         Medic
·         Tim Kreatif
·         Mata-mata/kontra-intel
·         Advokator
Pendukung yang tidak boleh lupa :
·         Kalimat poster/Baliho/Spanduk
·         Seragam/Identitas
·         Propaganda Masyarakat
·         Pres Release yang “sexy”
·         Yel/Lagu/Dinamisasi
·         Simbolisasi/Teatrikal
·         Aliansi Taktis
·         Beri Senyuman ke Wartawan
Mengapa aksi mahasiswa tidak optimat bahkan di cibir?
·         Termakan provokasi/melakukan provokasi
·         Melakukan tindakan anarki
·         Tidak melakukan manajemen wacana public yang baik
·         Tidak tercipta koordinasi yang baik
·         Tidak pandai bernegosiasi
·         Blunder dalam menghadapi wartawan
·         Kurang tanggap dalam menghadapi bentrokan dengan aparat
·         Kurang kreatif dalam konsep

Materi ke-3 disampaikan oleh Mba Hana tentang Negosiasi dan Lobbying dalam Advokasi

1.      Negosiasi dan lobbying merupakan hal penting dalam advokasi, terutama bagi para pelaku advokasi harus memperhatikan prinsip dari negosiasi dan lobbying tersebut, karna pada tindakan nyatanya proses negosiasi dan lobbying amat diperlukan baik untuk diri sendiri secara individual maupun untuk orang-orang disekitar.
2.      Negosiasi dan lobbying merupakan dua hal yang memiliki arti yang sama yaitu merupakan kegiatan untuk mencapai kesepakatan dan mencari titik temu kepentingan (untuk menghindari konflik) dan mempertukarkan konsekuensi sehingga masing-masing pihak merasa senang.
3.      Akan tetapi negosiasi biasa dilakukan dalam bentuk formal sedangkan lobbying dapat dilakukan pada kondisi informal atau bersifat fleksible, dilakukan dimana saja dan dengan waktu yang tidak terbatas. Proses lobbying itu sendiripun biasanya dapat mengawali proses negosiasi.
4.      Dalam melakukan negosiasi ada beberapa hal-hal yang sebelumnya harus kita perhatikan yaitu kita harus mengetahui apa sebenarnya yang dicari dari pihak lawan atau manfaat yang diinginkan mereka, dan apa juga yang dihindari oleh mereka atau kerugian yang tidak diharapkan oleh mereka, dengan begitu negosiasi dapat berjalan dengan sukses ketika kita memposisikan pihak lawan sebagai rekan dan kedua belah pihak mendapat keuntungan masing masing dari negosiasi tersebut.
5.      Proses lobbying merupakan proses yang memerlukan kemampuan komunikasi interpersonal yang lebih tinggi dibandingkan negosiasi.
6.      Lobbying dapat dilakukan secara langsung dengan melakukan pertemuan pribadi, atau percakapan telepon, dll.
7.      Hal yang terpenting sebelum melakukan lobbying yaitu dengan persiapkan pertemuan yang baik, rumuskan apa yang akan disampaikan dengan singkat dan jelas, datang tepat waktu, gunakan cara persuasif dan hindarkan perdebatan, dan bersikap terbuka.
8.      Adapun strategi yang ada didalam negosiasi , yaitu win-win (integrative negotiation) , win-lose (pihak saling berkompetisi untuk untung yang sebesar-besarnya), lose-lose (pihak yang berselisih tidak mendapatkan hasil yang diharapkan), lose-win (salah satu pihak sengaja mengalah )
9.      Tahap negosiasi yaitu meliputi
·         persiapan : tentukan sasaran dari proses negosiasi (sasaran ideal, sasaran dasar)
·         pelaksanaan : (memilih waktu dan tempat yang tepat, menciptakan suasana positif, menetapkan agenda, merumuskan tawaran, menghadapi konflik, berrkomunikasi secara efektif, mencari informasi tambahan,serta melakukan penilaian ulang.
·         Penutupan : mencari kesepakatan

Materi ke-4 disampaikan oleh Mas Haidar dengan judul Manipulasi Opini Publik

1.      Manipulasi opini public merupakan usaha kita sebagai pelaku atau subjek untuk membuat orang lain atau objek kita menyetujui atau sepaham dengan presepsi yang sama atau yang sengaja pelaku subjek buat untuk diyakini bersama.
2.      Manipulasi opini public dilakukan tanpa disadari oleh pihak yang dituju, mereka tanpa sadar mengikuti hal-hal atau opini yang dianggap benar oleh subjek menjadi benar juga dimata mereka sehingga ikut membenarkan opini tersebut.
3.      Opini public dalam pengertiannya dibagi menjadi 2 yaitu secara luas dan sempit. Secara sempit, opini public terdapat pada objek dan waktu tertentu. Sedangkan dalam arti yang luas, opini public adalah sebuah kekuatan / potensi untuk diubah.
4.      Tujuan dari manipulasi public itu sendiri adalah :
·         Mengubah tradisi public atau mengubah prasangka dan mempertahankan inersia mereka
·         Untuk membuat kebijakan public
5.      Persiapan dalam melakukan opini public itu sendiri adalah :
·         Mengubah motif orang tersebut
·         Mengetahui apa yang menjadi hal terpenting
·         Tahu fungsi dan limitasi
6.      Dalam menghadapi sebuah objek pastilah akan menemukan beragam macam respon, antara lain :
§  Respon positif : orang atau objek yang sudah berhasil dimanipulasi opini mereka dan ikut mendukung opini tersebut untuk dibagi kepada yang lainnya.
§  Respon negative : orang atau objek yang secara terang-terangan tidak setuju atau sulit menerima opini yang dicoba untuk dimanipulasi kepada mereka.
§  Respon netral : orang atau objek yang memberikan opini ambigu bisa iya dan bisa tidak, butuh diarahkan agar menjadi respon positif.
§  Tidak merespon : biasanya objek ini adalah yang tersulit karena pada objek tersebut sudah acuh tak acuh pada opini yang coba dibangun oleh subjek, sehingga butuh pendekatan secara khusus agar objek yang memiliki repon tersebut dapat mengikuti presepsi sang subjek.
7.      Opini-opini public dapat dibangun melalui media massa dan lainnya, maka dari itu kita perlu selektif melihat sebuah informasi apakah itu merupakan informasi secara nyata dan konkret adanya atau hanya sebuah opini dari segelintir orang dengan kepentingan khusus belaka jangan sampai kita lah justru yang menjadi objek dari oknum pemanipulasi opini public yang tidak benar.

Materi terakhir disampaikan oleh Mas Lutfi dengan materi Teknik Kepengawasan

Teknik kepengawasan adlah metode atau cara yang digunakan untuk mengawasi kebijakan tertentu dari stakeholder seperti pemerintah, rektorat, bahkan lembaga kemahasiswaan itu sendiri. Kepengawasan ini dijalankan oleh mahasiswa dalam forum tertentu maupun dalam lembaga yang mengikat seperti BEM dan HMJ. Untuk bisa menjalankan fungsi pengawasan maupun pengawalan kebijakan harus dipenuhi dulu unsur-unsur berikut:
1.      Kebijakan yang akan diawasi
2.      Tim pengawas
3.      Stakeholder/lembaga yang mengeluarkan kebijakan tersebut
Langkah-langkah yang diperlukan untuk memulai kebijakan sebuah pengawsan :
1.      Mengkaji kebijakan yang akan dijalankan
2.      Mengumpulkan data mengenai dampak kebijakan yang dijalankan (kuisioner, hasil audiensi, wawancara).
3.      Publikasi berupa propaganda
Aplikasi pengawasan dalam ranah Universitas :
Dalam malakukan sebuah pengawalan atau pengawasan isu dalam ranah universitas hendaknya tidak membawa atas nama golongan. Hal ini hendaknya diwakili oleh sebuah lembaga resmi yang secara eksekutif menaungi seluruh mahasiswa di universitas tersebut. Namun, bila dalam perkembangannya forum tersebut tidak dapat menanungi sebuah pegawalan ataupun pergerakan isu tersebut, buatlah forum cair yag mencakup seluruh mahasiswa boleh manjadi anggota dalam forum tersebut untuk memudahkan pengawasan kedepannya. Hal pertama yang harus dimiliki dalam melakukan pengawasan adalah landasan hukum yang kuat. Tim pengawas pun harus mampu masuk sampai tataran penentuan kebijakan dalam arti lain bila tujuannya ingin merubah suatu kebijakan.
Pada materi sesi terakhi ini, Mas Lutfi Maulana juga bercerita tentang perjuangannya dan kawan-kawan dari Unsoed ketika terjadi gerakan save soedirman di tahun 2012 lalu. Mas lutfi dan kawan-kawannya berhasil menggegerkan rektorat unsoed dengan masalah rincian UKT yang tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan.
Selama bulan Juli-September Save Soedirman focus dlam mencari data mahasiswa baru 2012 terkait UKT yang mereka bayrkan dan mereka setorkan ke universitas, ternyata ada yang namanya sumbangan murni dan beberapa mahasiswa di prodi pendidikan dokter dan pendidikan dokter gigi yang membayar senilai ratusan juta rupiah, padahal UKT saat itu menyatakan tidak menerima sumbangan apapun selain UKT tersebut. Bukti tersebut dijadikan bukti kuat oleh Mas Lutfi dan kawan-kawan.perjuangan tersebut membuahkan hasil berupa 800 mahasiswa dari 4000 mahasiswa baru mendapatkan keringanan (diluar bidik misi). Pada tanggal 12 Desember 2012 lebih dari 3000 mahasiswa menduduki rektorat dikarenakan rector tidak menepati janji yang telah disepakati terlebih dahulu. Di gegung rektorat, PR III dan PR II mempertanggungjawabkan kenaikan nominal UKT. Pada akhirnya rector mau menandatangani  surat perjanjian penurunan nominal UKT kepada mahasiswa di atas materai, namun sekali lagi rector melanggar janjinya dan kasus ini masih berlanjut di PTUN Semarang hingga saat ini.
Itulah sekilas tentang sekolah advokasi BEM yang dilaksanakan tanggal 26-27 April 2014 di Ruang Sidang 3 Fakultas Kedokteran UNS. Semoga ilmu yang kamidapatkan di sekolah advokasi ini dapat bermanfaat pula bagi sedulur-sedulue K3 FK UNS yang belum berkesempatan ikut dalam sekolah advoksi 2014. “Mari buka mata, hati, dan telinga untuk bersama-sama berperan aktif dalam advokasi kemahasiswaan agar mahasiswa mendapatkan hak nya. HIDUP MAHASISWA!” (/ratih, desti, ayu tiara)